Karya : EL

Selasa, 26 Juli 2011

Part 1




Aku Akan Menunggu Saat Itu Datang...




               Saat ini aku terduduk di lorong dengan tatapan yang tiada arti. Orang-orang tampak sibuk dengan diri mereka masing-masing. Bercanda, tertawa, melakukan hal yang bisa membuat mereka tertawa bahagia. Berbanding terbalik denganku, aku diam sendiri memikirkan diri ini yang terlalu bodoh, bodoh oleh semua keadaan yang tak pasti. Keadaan yang membuatku jatuh, terbodohi, dibodohi, atau memang benar-benar bodoh, aku tidak mengerti.
Semuanya berawal dari setahun yang lalu, awal yang indah namun tak menyangka kalau keindahan itu adalah awal dari kehancuran diriku atau lebih tepatnya kehancuran perasaanku. Terlalu salahkah diriku jika aku mempertahankan kehancuran ini, kehancuran? Sebetulnya bukan kehancuran itu yang aku pertahankan tapi mempertahankan sisa-sisa yang telah aku hancurkan atau lebih tepatnya dihancurkan oleh sifat kerasku untuk memperjuangkan seseorang yang tak seharusnya diperjuangkan.
Sampai pada akhirnya aku telah mendapatkan kepastian untuk meninggalkan dan mengakhiri semuanya. Bukan akhir yang bersifat sementara tetapi akhir yang kekal, bukan meninggalkan satu hal atau banyak hal tetapi semua hal. Aku harus bersabar dan terus bersabar, kuat dan membiarkan penyakit ini mengambil alih ragaku sampai dia bisa menguasainya lalu membiarkan aku tenang dan damai di kehidupan yang lain. Aku akan menunggu saat itu datang....


*bersambung*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Spinning Heart Heart